Postingan

Malas

Malas Dari Sapto Triwibowo Badan ku melembaga Hadir dalam kuatnya korporasi  Dari sedapnya gigitan ilusi Mataku berkedip sesaat Melihat apa saja yang membungkam hasrat Menutupi lautan nikmat Yang kemungkinan tidak membuat selamat Anganku menjalin cerita fiktif Walau beberapa menganggap ini non aktif  Tapi sedikit pun pikiran ku tak pasif Terus berlanjut memikirkan sesuatu yang imajinatif Terlihat bersekongkol  Memberi beberapa isapan jempol Untuk orang orang yang bisa seperti engkol Dalam suasana kehidupan yang sering membuat dongkol Ini sebuah hikmah Dari beberapa jalan yang membungkam sikap untuk berbenah Dan beberapa orang yang membujuk ku mencegah Beberapa celah kecil yang mulai merekah Aku menyebutnya arti baru Berotasi pada kusamnya waktu dan pilu Berevolusi pada penyesalan yang menjamu Memberikan sentuhan palsu ragu dan juga sendu Malasku menjadi jadi Melintang melintasi seisi bumi  Membent...

Angan ku merdeka

Gambar
Angan ku merdeka Berjalan bersanding dalam perapian Membanjiri bisunya realita masa depan Terbakar kicauan romansa arogan Menyambut waktu yang terkikis tekanan Aku bicara merdeka Padahal aslinya aku itu apa Penuh semangat tapi bisa apa Sering berbuat lalu malah tidak meneruskannya Tapi semesta tau anganku Yang tergopoh-gopoh oleh sifatku Yang tercabik cabik perilaku ku Yang tergiling mulut besarku Meninggalkan peraduan yang ada Membantu memori berjalan apa adanya Menjadikan ku tak bisa dibilang bisa apa Tetapi besaran niat yang kuat yang meruntuhkan nya Aku merdeka Walaupun pikiran ku tak tertata Walau pun mata ini tak selalu ada Mengawasi mu menjagamu dan memberikan perhatian untuk mu Jakarta 25 April 2019 Sapto Triwibowo....

Debu Debu Mimpi

Gambar
Debu Debu Mimpi Dari : Sapto Triwibowo Mengalami perkembangan dalam sebuah pemerataan Menyongsong kucuran mimpi untuk masuk menembus Kenyataan Orientasi mengalihkan sebutir penderitaan Dan tindakan akan mengangkat norma kehidupan Debu debu mimpiku Bertarung dalam lantunan melodi sairku Menari dan menepuk lugas asaku Menampar nyataku dalam sendu Berdiri mematung menatap wajah Pikiran gundah dan serasa goyah Penasaran maksud dari mimpi yang rekah Perkasanya menitih sebuah kisah Mimpiku tak sama denganmu Angan ku pula tak sejalan persepsi mu Tapi asaku mungkin sebanding dengan mu Karena kita ada untuk hari tua Menerpa waktu agar bermakna Mengukir cerita untuk cucu kita  Mencetak ringkasan dari kusutnya problema yang ada Jakarta 25 April 2019 Sapto Triwibowo

Bersamamu Aku Tegar

Gambar
Bersamamu Aku Tegar Dari : Sapto Triwibowo Bersama dan terus bersama selamanya  Menjalin rasa setiap periode waktu yang ada Membangun argumen manis lewat sebuah kata Berdiri bersorak memandang tajamnya realita Aku Tegar Bersamamu Mampu melewati liku kehidupan denganmu Memutar takdir yang pasti terjadi untukku  Menahan denting sepi yang berkarib denganku Selamanya tidak persepsi ini berubah secara abstrak Terjun bersama ganasnya sorak  yang kian hari ingin merombak  Merombak apa ? Merombak Kisah yang telah kita ajar Agar semua Cita yang kita inginkan terkejar dan terdorong dengan metoda wajar mendongkrak istimewanya tegar.

Tak Menentu

Gambar
Tak Menentu Dari : Sapto Triwibowo Berulang kali berusaha Menyulam beberapa asa Yang semakin kemari terasa binasa Bergejolak tak menentu Perihal rasa dan asa yang menggebu Mempertontonkan memori yang lalu Mengikis beberapa kenangan kala itu Berpindah pindah Pikiran disesaki rasa gundah Membawa  terjun ke ruang resah Tempat  mengeluh dan berkata ah Menentukan Tak semudah lontaran sebuah ucapan Yang kian hari menelaah harapan Terjumput dalam kisah kehidupan Membawa pergi sendu dalam keheningan Berharap Asaku berjajar pada lurusnya sikap Semoga terus seperti alap alap Yang terbang penuh harap Dan dengan tujuan yang beradab Jakarta 14 April 2019 Sapto Triwibowo

Menjemput Malam

Gambar
Menjemput Malam Dari : Sapto Triwibowo Sebuah intrik lebih terarah secara spesifik Seketika rendamlah itu semua konflik Hal itu tidaklah sepasti bilangan matematik Tapi mungkin bisa membuat dada serasa rematik Banyak orang beranggapan ini sebuah hal klasik Tapi jika dibiarkan bisa jadi  sebuah masalah yang amat pelik Mungkin malam lebih bersahabat dengan rintik Dan siang lebih senang bercumbu dengan  terik Tapi ini sungguh di luar analitik Semua orang berasa menjadi baik Dan terkesan lebih heroik Walau sebenarnya mereka lebih doyan bahasan politik Dari pada untaian kata yang sekedar menggelitik Terasa sudah makna itu Terasa bisu mengadu adu Membisik logat yang terlihat palsu Seperti melodiku Yang tak sengaja berbaur dengan mu malam itu Terimakasih malam  Kau telah hadir dalam kelam kelam Dan semua yang terlihat diam.

Senandung portofolio

senandung portofolio kita ada di antara senandung yang terikat kaki yang langit yang penuh mendung kita ada diantara mereka yang seringkali menerka tanpa alasan apa Kita ada untuk disapa bukan untuk becanda dalam senandung portofolio kadang hidup kian loyo menyerah tanpa alasan yang jelas diam dan tidak beringas menjadikan kita tertinggal termakan rayuan rayuan maya gombal kadang asik tetapi lebih banyak sesal Jakarta 28 Februari 2019